Menu

Contoh Soal Pilihan Ganda Listrik Arus Searah Beserta Pembahasannya

0 Comment

Arus Searah (Direct Current atau DC) adalah aliran elektron dari suatu titik yang energi potensialnya tinggi ke titik yang lebih rendah. Pada umumnya sumber arus listrik searah adalah baterai seperti aki dan elemen volta dan juga panel surya. Selain dari aki sumber arus searah didapat juga melalui arus bolak balik yang yang dirubah menjadi arus searah yaitu dengan menggunakan penyearah (Rectifier).

Arus searah biasanya mengalir pada sebuah konduktor. Dahulunya arus listrik searah dianggap sebagai arus positif yang mengalir dari ujung sumber positif ke ujung sumber negatif. Pengamatan-pengamatan yang lebih baru menemukan bahwa sebenarnya arus searah merupakan arus negatif (elektron) yang mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Aliran elektron ini menyebabkan terjadinya lubang-lubang bermuatan positif, yang “tampak” mengalir dari kutub positif ke kutub negatif.

Arus listrik searah banyak digunakan dalam peralatan rumah tangga, hal ini karena komponen elelktonika sebagian besar adalah menggunakan arus searah. Di bawah ini ada contoh soal mengenai listrik arus searah, dan sudah dilengkapi dengan pembahasannya. Mudah-mudahan bermanfaat banyak buat teman-teman.

1. Alat yang dapat digunakan untuk mengukur tegangan, arus dan hambatan untuk DC maupun AC adalah ….
a. Osiloskop
b. Termometer
c. Voltmeter
d. Multimeter
e. Amperemeter

Jawaban: d
Multimeter dapat digunakan untuk mengukur tegangan, arus dan hambatan untuk DC maupun AC. Sedangkan voltmeter hanya bias digunakan untuk mengukur besar tegangan saja, amperemeter hanya bias digunakan untuk mengukur besar kuat arus saja, thermometer digunakan untuk mengukur suhu tubuh dan osiloskop digunakan untuk memproyeksikan bentuk sinyal listrik agar dapat dilihat.

2. Lima buah hambatan masing – masing 3,75 Ω, 4,45 Ω, 9 Ω, 11,4 Ω, dan 7 Ω. Kelimanya dirangkai secara seri dan dihubungkan dengan baterai 25 volt. Hitung hambatan pengganti rangkaian tersebut!
a. 40,6 Ω
b. 35,6 Ω
c. 19,4 Ω
d. 25,3 Ω
d. 39,5 Ω

Pembahasan :
Rs = R1 + R2 + R3 + R4 + R5
= 3,75 + 4,45 + 9 + 11,4 + 7
= 35,6 Ω
Jawaban : b.

3. Sebuah kawat konduktor BC pada jembatan wheatstone panjangnya 2 m dengan hambatan 300 ohm. Pada saat galvanometer menunjuk nol, panjangnya menjadi 90 cm. Hitung nilai hambatan Rx tersebut!
a. 366,7 ohm
b. 239,9 ohm
c. 321,1 ohm
d. 445,2 ohm
e. 112,7 ohm

Pembahasan :
l AB = l1 + l2
200 = 90 + l2
l2 = 110 cm
Rx . l1 = R . l2
Rx . 90 = 300 . 110
Rx = 366,7 ohm
Jawaban : a.

4. Sebuah alat pemanas air 200 watt, 220 volt yang dipasng pada sumber tegangan 110 volt, menyerap daya listrik sebesar ….
a a. 400 watt
b b. 200 watt
c c. 100 watt
d d. 75 watt
e e. 50 watt

Pembahasan
D1 : P1= 200 Watt
V1= 220 volt
V2= 110 volt
D2 : P2…?
D3 :Membandingkan persamaan daya listrik.
P1 / P2 = V1 / V2
200 watt / P2 = 220 V / 110 V
200 watt / P2 = 2
P2 = 200 watt / 2 = 100 watt

5. Jarak voltmeter AC menunjukkan angka 80. Apabila batas ukur 300 volt,tegangan pada saat pengukuran sebesar …

a. 100 volt
b. 150 volt
c. 200 volt
d. 250 volt
e. 300 volt

Pembahasan
D1 :r =80 V
V= 300 Volt
B ukur = 120
D2 : v …. ?
D3 : V = (300 / 120) . 80 V = 200 V

6. Dari percobaan hubungan tegangan (V) dengan kuat arus (I) pada resistor, dihasilkan grafik V-I pada gambar dibawah. Jika V=4,5 volt maka besar kuat arus yang mengalir adalah …

a. 5 mA
b. 10 mA
c. 20 mA
d. 30 mA
e. 35 mA

Pembahasan
D1 : V= 3 volt
I =0,02 A
D2 : I …?
D3 :Hitung terlebih dahulu hambatan
V = I . R
R = V / I = 3 volt / 0,02 A = 150 Ohm

Menghitung kuat arus listrik
I = V / R = 4,5 volt / 150 Ohm = 0,03 A
I = 30 mA

7. Pada suatu rangkaian listrik yang dialiri arus sebesar 6 Ampere terdapat resistansi sebesar 4 Ohm. Dengan menggunakan hukum Ohm, besarnya tegangan pada rangkaian tersebut adalah …
Pembahasan
a. 24 volt
b. 36 volt
c. 72 volt
d. 108 volt
e. 206 volt

Pembahasan
D1 :I = 6 Ampere
R = 4 Ohm
D2 : V = ….. ?
D3 : V = I . R
V = 6 Ampere x 4 Ohm
V = 24 Volt

8. Dua buah bola lampu masing-masing tertulis 60 watt, 120 volt dan 40 watt, 120 volt. Jika kedua bola lampu tersebut dihubungkan seri pada tegangan 120 volt maka jumlah daya pada kedua bola lampu tersebut adalah ….
a. 100 W
b. 50 W
c. 24 W
d. 20 W
e. 18 W

9. Sebuah muatan Q ditempatkan pada kapasitor C pada beda potensial V. Tenaga potensial yang tersimpan pada kapasitor mempunyai nilai ….
a. ½ QV2
b. ½ CV
c. ½ VC2
d. 1/2C Q2
e. ½ VQ2

10. Tiga kapasitor identik, dengan kapasitas 3F masing-masing, dihubungkan dengan sumber tegangan 12 V dalam suatu rangkaian seperti pada gambar di atas. Beda potensial antara titik Y dan Z adalah ….
a. 9 V
b. 8 V
c. 4 V
d. 3 V
e. Nol