Menu

Sebutkan contoh satuan baku dan tidak baku

0 Comment

Dalam pengukuran terdapat istilah atau yang namanya satuan baku dan satuan tidak baku. Untuk lebih memahaminya, simak uraian berikut ini mengenai pengertian dari satuan baku dan satuan tidak baku, dilengkapi dengan contohnya.

Pengertian satuan baku

Satuan baku adalah satuan yang ditetapkan sebagai satuan pengukuran secara umum (internasional) karena pengukuran dengan satuan baku dapat dinyatakan dengan jelas dan dapat dipakai untuk memeriksa ketepatan suatu instrumen.

Satuan baku adalah satuan yang digunakan untuk mengukur suatu benda kemudian mampu menunjukkan hasil yang sama dengan pengukuran yang dilakukan oleh orang lain. Seperti misalnya anda mengukur tinggi suatu pohon dengan menggunakan alat meteran. Maka orang lain yang mengukur pohon tersebut dengan alat meteran juga akan memperoleh hasil yang sama.

Pengertian satuan tidak baku

Satuan tidak baku atau satuan tak baku adalah satuan yang digunakan untuk mengukur benda akan tetapi menunjukkan hasil yang berbeda saat orang lain melakukan pengukuran pada benda yang sama.

Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak ditetapkan sebagai satuan pengukuran secara umum atau secara ilmiah, karena pengukuran ini tidak dapat dinyatakan dengan jelas atau tidak dapat digunakan untuk memeriksa ketepatan suatu instrumen.

Contoh satuan baku

  1. Meter
  2. Liter
  3. Pascal
  4. Detik
  5. Newton

Contoh satuan tidak baku

  1. Jengkal
  2. Hasta
  3. Depa
  4. Bahu
  5. Mayam

Syarat-syarat satuan baku atau standar harus memenuhi hal-hal berikut:

  1. Satuan yang ditetapkan tidak mengalami perubahan oleh pengaruh apapun,
  2. Satuan tersebut harus selalu sama di mana pun dan kapan pun,
  3. Satuan yang ditetapkan harus mudah ditiru oleh siapa saja yang menggunakannya.