Menu

Soal dan pembahasan reproduksi sel

0 Comment

Ada tiga jenis reproduksi sel, yaitu Amitosis, Mitosis dan Meiosis (pembelahan reduksi). Amitosis adalah reproduksi sel di mana sel membelah diri secara langsung tanpa melalui tahap-tahap pembelahan sel. Pembelahan cara ini banyak dijumpai pada sel-sel yang bersifat prokariotik, misalnya pada bakteri, ganggang biru.

Mitosis adalah cara reproduksi sel dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur, yaitu Profase Metafase-Anafase-Telofase. Antara tahap telofase ke tahap profase berikutnya terdapat masa istirahat sel yang dinamakan Interfase (tahap ini tidak termasuk tahap pembelahan sel). Pada tahap interfase inti sel melakukan sintesis bahan-bahan inti.

Berikut ini ada contoh soal dalam bentuk pilihan ganda dan essay mengenai reproduksi sel, semoga bermanfaat, karena dilengkapi dengan pembahasannya.

1 ) Zigote akan mengalami pembelan sel, jika mengalami lima kali pembelahan akan menghasilkan berapa banyak sel pada awal embrio?
A ) 4
B ) 8
C ) 16
D ) 32
E ) 64

2 ) Untuk protista baru berkembang , apa yang akan menjadi keuntungan dari menggunakan eukariot seperti sel divisi daripada pembelahan biner ?
A) Binary fisi tidak akan memungkinkan untuk pembentukan organisme baru.
B ) Pembelahan sel akan memungkinkan untuk pemisahan tertib dan efisien regresi linier kromosom .
C ) Pembelahan sel akan lebih cepat dari pembelahan biner .
D ) Pembelahan sel memungkinkan untuk tingkat yang lebih rendah error per replikasi kromosom .
E ) Binary fisi tidak akan memungkinkan organisme untuk memiliki sel yang kompleks .

3) Sentriol mulai bergerak terpisah pada sel hewan terjadi pada ?
A) telofase
B) anafase
C) prometaphase
D) metafase
E) profase

4) Yang terpanjang dari tahapan mitosis?
A) telofase
B) anafase
C) prometaphase
D) metafase
E) profase

5) Sentromer uncoupling, adalah kromatid memisahkan diri , dan kromosom pindah ke kutub yang berlawanan dari sel?
A) telofase
B) anafase
C) prometaphase
D) metafase
E) profase

6. Sebutkan urutan peristiwa spermatogenesis! Dimanakah berlangsungnya peritiwa tersebut?

Jawaban: Spermatogenesis merupakan proses terbentuknya sperma yang terjadi pada kelenjar testis. Dalam testis terdapat tubulus seminiferus. Pada tubulus ini terdapat dua jaringan ( ephitelium dan pengikat). Pada jaringan ephitelium terdapat spermatogonia dan sel sertoli yang berfungsi memberi nutrient pada spermatozoid.

Selain itu, pada tubulus seminiferus juga terdapat sel Leydig yang mensekresikan hormon testosteron yang berperan pada proses spermatogenesis. Spermatogenesis dimulai dengan pembelahan spermatogonia secara meiosis menjadi sel-sel baru yang disebut spermatosit primer. Kemudian sel-sel ini membelah secara meiosis menjadi dua spermatosit sekunder, yang selanjutnya mengalami pembelahan meiosis menjadi empat spermatid yang sama besar.

Jadi spermatosit primer mengalami pembelahan meiosis I yang menghasilkan spermatosit sekunder yang sama besar. Selama pembelahan meiosis II, kedua spermatosit sekunder membelah lagi dan menghasilkan empat spermatid yang sama besar. Spermatid berupa sel berbentuk budar atau bulat dengan sejumlah protoplasma dan merupakan gamet dewasa dengan sejumlah kromosom haploid.

Walaupun pembelahan meiosis telah sempurna, tetapi spermatid harus mengalami proses pertumbuhan dan deferensiasi lebih lanjut yang sangat komplek untuk menjadi sperma atau spermatozoid ang fungsional.

5. Jelaskan peristiwa megasporgenesis yang terjadi pada Angiospermae!

Jawaban: Megasporogenesis adalah proses pembentukan gamet betina (ovum) yang berlangsung dalam bakal buah (ovarium) dan menghasilkan kandung lembaga. Proses megasporogenesis berangsung sebagai beriku. Sebuah sel induk megaspore diploid(megasporosit) dalam ovarium mengalami meiosis I dan menghasilkan 2 sel diploid.

Selanjutnya, mengalami meiosis II menghasilkan 4 megaspora haploid yang letaknya berderet dan 3 megaspora mengalami degenerasi dan mati. Satu megaspora yang tersisa megalami pembelahan mitosis tiga kali berturut-turut tanpa diikuti sitokinesis (pembelahan plasma) dan menjadi 8 inti megaspore (kandung lembaga muda) yang haploid, kemudian 4 inti kelompok di kalaza (bagian antara bakal biji dan tangkai biji) dan 4 inti berada di dekat mikrofil.

Satu inti dari masing-masing kelompok bergerak ke tengah dan menyatu membentuk inti kandung lembaga sekunder (2n) sedangkan 3 inti yang berada pada kalaza dinamakan inti antipoda dan 3 inti yang berada di mikrofil berkembang menjadi 1 inti sel telur atau ovum (n) yang di tengah dan 2 inti sinergid (n) yang di sampingnya maka pada kandung lembaga yang masak terdapat:
– 3 inti antipoda
– 2 inti sinergid (n)
– 1 inti ovum (n)
– 1 inti kandung lembaga sekunder (2n)