Menu

Sebutkan struktur sel darah pada manusia

0 Comment

Struktur sel darah terbagi ke dalam beberapa bagian. Berikut ini akan dijelaskan lebih detail. Okay, selamat menyimak dan mudah-mudahan bermanfaat banyak.

1. Sel darah merah (eritrosit)

Strukturnya bikonkaf dan membrannya tipis sehingga bisa untuk difusi gas oksigen dan karbondioksida. Berfungsi untuk mengangkut oksigen dan nutrisi di dalam darah, karena mengandung zat hemoglobin.

Sel darah merah, eritrosit (bahasa Inggris: red blood cell (RBC), erythrocyte) adalah jenis sel darah yang paling banyak dan berfungsi mengikat oksigen yang diperlukan untuk oksidasi jaringan-jaringan tubuh lewat darah dalam hewan bertulang belakang. Terdapar kira-kira 5 juta sel darah merah per mm3. Bagian dalam eritrosit terdiri dari hemoglobin, sebuah biomolekul yang dapat mengikat oksigen.

Hemoglobin akan mengambil oksigen dari paru-paru dan insang, dan oksigen akan dilepaskan saat eritrosit melewati pembuluh kapiler. Warna merah sel darah merah sendiri berasal dari warna hemoglobin yang unsur pembuatnya adalah zat besi. Pada manusia, sel darah merah dibuat di sumsum tulang belakang, lalu membentuk kepingan bikonkaf. Di dalam sel darah merah tidak terdapat nukleus. Sel darah merah sendiri aktif selama 120 hari sebelum akhirnya dihancurkan.

Sel darah merah atau yang juga disebut sebagai eritrosit berasal dari Bahasa Yunani, yaitu erythros berarti merah dan kytos yang berarti selubung/sel)

2. Sel darah putih (leukosit)

Leukosit terbagi menjadi 2: granulosit dan agranulosit. Dinamakan granulosit karena terdapat granul di sitoplasma selnya, sedangkan agranulosit karena tidak memiliki granul di sitoplasma.

Granulosit

  • Neutrofil
  • Eusinofil
  • basofil

Agranulosit

  • limfosit (yang menghasilkan antibodi)
  • monosit

Fungsi utama sel darah putih adalah sebagai sistem imun/pertahanan tubuh dari benda asing yang masuk

3. Plasma darah

Plasma darah merupakan komponen yang paling banyak dalam sel darah. Komponen darah berbentuk cairan berwarna kuning yang menjadi medium sel-sel darah, dimana sel darah ditutup, yang berbentuk butiran-butiran darah. Di dalamnya terkandung benang-benang fibrin/fibrinogen yang berguna untuk menutup luka yang terbuka. Unsur ini merupakan komponen terbesar dalam darah, karena lebih dari separuh darah mengandung plasma darah.

4. Keping darah (trombosit)

Komponen terkecil dari darah, yang berperan dalam proses pembekuan darah.  Ciri keping darah berbentuk tidak teratur dan tidak berinti, berukuran lebih kecil dari seldarah merah. Berfungsi dalam pembekuan darah. Trombosit merupakan benda-benda kecil yang mati yang bentuk dan ukurannya bermacam-macam, ada yang bulat dan lonjong, warnanya putih, normal pada orang dewasa 200.000 – 300.000 / mm3 .