Menu

Komponen Struktur dan Sifat Membran Sel

0 Comment

Komponen struktur  dan sifat membran sel memiliki keistimewaan khusus. Untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut ini.

Struktur atau komponen penyusun membran sel antara lain adalah fosfolipid, protein, oligosakarida, glikolipid, dan kolesterol.

Fosfolipid

Fosfolipid merupakan golongan senyawa lipid dan merupakan bagian dari membran sel makhluk hidup; bersama dengan protein, glikolipid dan kolesterol.

Struktur Fosfolipid

  1. asam lemak,
  2. gugus fosfat,
  3. alkohol yang mengandung nitrogen, dan
  4. suatu kerangka.

Fungsi Fosfolipid

Fungsi dari fosfolipid antara lain sebagai bahan penyusun membran sel. Beberapa fungsi biologik lainnya antara lain adalah sebagai surfaktan paru-paru yang mencegah perlekatan dinding alveoli paru-paru sewaktu ekspirasi.

Protein

Protein adalah komponen utama kedua dari membran plasma. Ada dua kategori utama protein membran: integral dan perifer.

Protein membran integral, seperti namanya, diintegrasikan ke dalam membran: mereka memiliki setidaknya satu daerah hidrofobik yang menjangkar mereka ke inti hidrofobik dari bilayer fosfolipid. Beberapa batang hanya menempel sebagian ke membran, sementara yang lain membentang dari satu sisi membran ke sisi lainnya dan terpapar di kedua sisi1. Protein yang memanjang sampai ke membran disebut protein transmembran.

Bagian-bagian dari protein membran integral yang ditemukan di dalam membran bersifat hidrofobik, sedangkan yang terpapar sitoplasma atau cairan ekstraseluler cenderung bersifat hidrofilik. Protein transmembran dapat melintasi membran hanya sekali, atau mungkin memiliki sebanyak dua belas bagian spanning membran yang berbeda.

Membran Sel

Segmen spanning membran yang khas terdiri dari 20-25 asam amino hidrofobik yang tersusun dalam alfa helix, meskipun tidak semua protein transmembran cocok dengan model ini. Beberapa protein membran integral membentuk saluran yang memungkinkan ion atau molekul kecil lainnya lewat, seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

Protein membran perifer ditemukan di permukaan luar dan dalam membran, yang melekat pada protein integral atau fosfolipid. Tidak seperti protein membran integral, protein membran perifer tidak menempel ke inti hidrofobik membran, dan mereka cenderung lebih longgar menempel.

Oligosakarida

Oligosakarida merupakan gabungan dari molekul-molekul monosakarida yang jumlahnya antara 2 (dua) sampai dengan 8 (delapan) molekul monosakarida. Sehingga oligosakarida dapat berupa disakarida, trisakarida dan lainnya. Oligosakarida secara eksperimen banyak dihasilkan dari proses hidrolisa polisakarida dan hanya beberapa oligosakarida yang secara alami terdapat di alam. Oligosakarida yang paling banyak digunakan dan terdapat di alam adalah bentuk disakarida seperti maltosa, laktosa dan sukrosa.

Kolesterol

Kolesterol adalah metabolit yang mengandung lemak sterol yang ditemukan pada membran sel dan disirkulasikan dalam plasma darah. Merupakan sejenis lipid yang merupakan molekul lemak atau yang menyerupainya. Kolesterol ialah jenis khusus lipid yang disebut steroid. Steroids ialah lipid yang memiliki struktur kimia khusus. Struktur ini terdiri atas 4 cincin atom karbon.

Glikolipid

Glikolipid adalah komponen penyusn membran sel yang terdiri dari dua bagian. Bagian pertama adalah ekor yang terdiri dari gugus lipid yang bersifat hidrofobik (menolak air). Bagian kedua adalah satu atau lebih gugus gula yang bersifat hidrofilik (menarik air).

Kedua bagian ini dihubungkan oleh ikatan glikosidik. Glikolipid memainkan peran struktural untuk menjaga stabilitas membran sel. Glikolipid juga berfungsi memfasilitasi komunikasi sel dengan lingkungan sekitar dengan berperan sebagai reseptor, pengikat protein dan regulator transduksi sinyal.

Beberapa zat seperti ion, karbon dioksida dan oksigen dapat bergerak bebas melalui lapisan glikolipid yang besifat semipermeabel ini. Proses ini terjadi dengan proses difusi. Namun partikel lain tidak bisa lewat. Karena membran ini berfungsi sebagai penghalang molekul tertentu sajamaka terjadi perbedaan kadar terlarut di salam dan di luar ael, sehingga memungkinkan aliran air secara osmosis pada sel.

Sifat membran sel

Impermeabel

Suatu keadaan dimana semua zat yang ada di luar sel tidak dapat masuk ke dalam sel karena adanya mekanisme penolakan oleh sel.

Semipermeabel

Suatu keadaan dimana hanya zat – zat tertentu yang hanya dibutuhkan oleh sel saja yang dapat masuk, sedangkan zat lainnya tidak dapat masuk. Keadaan inilah yang lazim ditemui pada semua jenis sel.

Permeabel

Suat keadaan dimana segala macam zat yang ada d luar sel dapat masuk ke dalam sel. Keadaan ini biasa ditemui pada sel – sel yang membrannya sudah rusak sehingga sel tidak dapat bertahan hidup